PRODUK KESEHATAN    KONSULTASI   CARA PEMESANAN   KATALOG   TENTANG KAMI

 

     

          susu kolostrum sangat baik untuk kesehatan informasi kesehatan produk kesehatan konsultasi dokter penyembuhan alternatif penyakit kronis asma atau asthma training online ebook kesehatan

 

Berbagai Produk kesehatan

untuk Vitalitas Anda

 

 

 

 konsultasi dokter masalah kesehatan informasi kesehatan produk kesehatan konsultasi dokter penyembuhan alternatif penyakit kronis asma atau asthma training online ebook kesehatan

Konsultasi

 

 

 

 

 

KENDALIKAN FAKTOR RESIKO

KURANGI RESIKO SERANGAN

JANTUNG

 

 

Penyakit jantung hingga kini masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Sayangnya, selama ini kecenderungan yang terjadi, pasien dengan risiko jantung baru mencari pengobatan atau informasi pada saat sudah terjadi serangan atau gejalanya sudah mulai terasa berat.

Penyakit jantung salah satunya dipicu oleh kadar kolesterol dalam darah. Ironisnya, kadar kolesterol yang tinggi kerap tak bergejala apa-apa. Menurut Dr. Antonia A Lukito, SP JP-FIHA dari RS Siloam Gleneagles, Tangerang, banyak pasien yang datang ke rumah sakit sudah dengan kondisi serangan jantung. Padahal pada situasi seperti ini, upaya pemulihan menjadi lebih sulit. Yang paling utama dilakukan pada kondisi ini adalah menghilangkan gejala dan mencegah serangan berulang.

Pasien dengan risiko tinggi harus menjaga diri agar tak sampai terjadi serangan jantung. Caranya dengan mengontrol kadar kolesterol dalam darah. Usaha untuk mengendalikan faktor risiko adalah dengan diet, olahraga, dan kepatuhan pemeriksaan laboratorium dan konsultasi dokter secara berkala serta meminum obat secara teratur. Diet dan olah raga adalah cara terpenting. Namun, jika kadar kolesterol terlalu tinggi, maka obat adalah cara selanjutnya yang ditempuh dokter untuk mengobati pasien.

Meskipun demikian, tidak dapat dipungkiri, walau seseorang wajib meminum obat untuk mengendalikan kadar kolesterolnya, masih banyak yang tidak mematuhi anjuran penggunaan obat. Alasannya beragam, mulai dari kurangnya pemahaman mengenai penyakit yang diderita, obat yang diminum, hingga masalah harga. Mengapa pasien selalu datang dalam keadaan yang terlambat? Diduga karena rendahnya tingkat kesadaran masyarakat dalam mengontrol kesehatannya.

Perlu diketahui, penyakit jantung hingga kini masih menjadi penyebab kematian nomor satu. Angka kematian yang disebabkan serangan jantung di Indonesia mencapai 26-30%, bahkan untuk Jakarta mencapai 42.9%. Sedangkan kadar kolesterol tinggi di Indonesia mencapai 18% dari jumlah penduduk dan sebagian besar dari mereka juga terindikasi penyakit risiko tinggi lainnya, seperti serangan jantung, stroke, diabetes, dan hipertensi.

Namun demikian, menurunkan kadar kolesterol saja seringkali tidak cukup. Yang penting adalah menurunkan risiko kesakitan (morbiditas) dan kematian (mortalitas) akibat penyakit jantung dan pembuluh darah sehingga menciptakan kualitas hidup yang lebih baik, melalui diet, olahraga, dan kepatuhan.

 

 

 


Dari berbagai sumber

 

 

 

 

 

Dapatkan Informasi Berkala / News Letter dari NUSAShop.com  FREE !

 

 

 

NUSAShop 

Kami menyediakan untuk anda produk yang telah kami uji dengan hasil yang memuaskan

Kiriman akan kami antar dengan jasa kiriman kilat dan kurir khusus