|
WANITA GEMUK SULIT HAMIL
Sering kali kita mendengar,
pasangan muda sulit memperoleh anak begitu mereka
menginginkannya setelah beberapa lama ber-KB. ,terutama
dengan cara KB pil .....
Banyak
alasan yang mereka sampaikan pada saya ,antara lain
dan paling sering disampaikan adalah masalah
pekerjaan yang belum mapan ,belum punya tempat
tinggal yang layak ,masih membantu suami mencari
nafkah ,karena pendapatan masih kecil.
Akhirnya mereka
memutuskan untuk menunda kehamilan dengan cara ber
KB ..yang tentu ini sangat bijaksana yah... ;-)
Tersedia banyak
cara ber KB ,antara lain dengan cara pil , suntik ,
IUD , kondom,dsb.
Menurut Para Pakar Kedokteran spesialis alat
reproduksi pria (androlog) setiap pasangan
suami-istri memang berhak menunda kehamilan. Namun,
upaya itu dilakukan dengan memilih kontrasepsi yang
tepat berdasarkan anjuran dokter. Ini untuk
menghindari sulitnya menghadirkan si buah hati pada
saat diinginkan. Pasalnya, sering terjadi pasangan
muda sulit hamil setelah kontrasepsi dihentikan
penggunaannya. Itu sebuah misteri.
Pengertian Istilah Mandul
Bagi wanita, arti mandul ialah tidak mampu hamil
karena indung telur mengalami kerusakan sehingga
tidak mampu memproduksi sel telur.
Sementara, arti mandul bagi priaialah tidak mampu
menghasilkan kehamilan karena buah zakar tidak dapat
memproduksi sel spermatozoa sama sekali.
Baik pria maupun wanita yang mandul tetap mempunyai
fungsi seksual yang normal. Tetapi sebagian orang
yang mengetahui dirinya mandul kemudian mengalami
gangguan fungsi seksual sebagai akibat hambatan
psikis karena menyadari kekurangan yang dialaminya.
Tetapi istilah mandul acapkali digunakan untuk
menyebut pasangan suami istri yang belum mempunyai
anak walaupun telah lama menikah ,biasanya diambil
waktu setahun untuk ketidak suburan.
Padahal pasangan suami istri yang belum mempunyai
anak setelah lama menikah tidak selalu mengalami
kemandulan. Yang lebih banyak terjadi adalah
pasangan yang infertil atau pasangan yang tidak
subur.
Di Indonesia diduga terdapat sekitar 10-15 persen
pasangan suami istri yang mengalami hambatan hamil,
meliputi pasangan mandul dan infertil.
Apakah kemandulan dapat diatasi?
Kemandulan tidak dapat diatasi dengan cara apapun.
Masalahnya, gangguan yang terjadi berupa kerusakan
yang permanen pada buah pelir atau indung telur
sehingga masing-masing tidak dapat memproduksi sel
spermatozoa atau sel telur.
Jadi baik pria maupun wanita yang mengalami
kerusakan permanen pada buah pelir atau indung
telurnya tidak perlu lagi berupaya mencari
pengobatan atau jalan keluar lainnya karena pasti
tidak akan berhasil.
Satu hal yang mutlak harus diperhatikan ialah apakah
masalah yang terjadi suatu kemandulan ataukah
infertilitas (gangguan kesuburan). Kemandulan tidak
sama dengan infertilitas (gangguan kesuburan),
tetapi kedua istilah ini sering dikacaukan. Acapkali
pasangan disebut mandul padahal sebenarnya tidak
subur (infertil).
Bagi banyak pasangan suami istri istilah mandul
terkesan sangat menakutkan bahkan terasa seperti
sesuatu yang tidak punya harapan lagi.
Apa yang dimaksud dengan pasangan infertil atau
tidak subur?
Dalam keadaan normal dan tanpa menggunakan
kontrasepsi, kehamilan terjadi pada 60 persen
pasangan suami istri dalam waktu 6 bulan, pada 80
persen pasangan dalam waktu 9 bulan dan pada sekitar
90 persen pasangan suami istri dalam waktu 1 tahun.
Pasangan suami istri yang telah melakukan hubungan
seksual secara teratur tanpa kontrasepsi selama satu
tahun tetapi belum mampu hamil dan melahirkan anak
hidup disebut pasangan infertil atau pasangan tidak
subur. Berarti pasangan tersebut mengalami masalah
infertilitas (ketidaksuburan).
Pada pasangan infertil, pihak suami masih mempunyai
sel spermatozoa tetapi tidak dalam parameter normal
karena mengalami suatu gangguan. Di pihak lain,
pihak istri masih mempunyai sel telur tetapi
mengalami gangguan, misalnya dalam perjalanan untuk
masuk ke dalam rahim melalui saluran telur.
Dengan pengertian ini jelaslah perbedaan antara
pasangan infertil dengan pasangan mandul. Di
masyarakat, tampaknya lebih banyak pasangan infertil
dibandingkan dengan pasangan yang benar-benar mandul.
Tetapi istilah mandul lebih sering digunakan di
masyarakat walaupun yang dimaksud adalah gangguan
kesuburan.
Apa penyebab infertilitas?
Banyak faktor yang menjadi penyebab infertilitas
sehingga pasangan suami istri tidak mempunyai anak,
antara lain:
1. Faktor hubungan seksual, yaitu frekuensi yang
tidak teratur (mungkin terlalu sering atau terlalu
jarang), gangguan fungsi seksual pria yaitu
disfungsi ereksi, ejakulasi dini yang berat,
ejakulasi terhambat, ejakulasi retrograde (ejakulasi
ke arah kandung kencing), dan gangguan fungsi
seksual wanita yaitu dispareunia (sakit saat
hubungan seksual) dan vaginismus.
2. Faktor infeksi, berupa infeksi pada sistem
seksual dan reproduksi pria maupun wanita, misalnva
infeksi pada buah pelir dan infeksi pada rahim.
3. Faktor hormon, berupa gangguan fungsi hormon pada
pria maupun wanita sehingga pembentukan sel
spermatozoa dan sel telur terganggu.
4. Faktor fisik, berupa benturan atau temperatur
atau tekanan pada buah pelir sehingga proses
produksi spermatozoa terganggu.
5. Faktor psikis, misalnya stress yang berat
sehingga mengganggu pembentukan sel spermatozoa dan
sel telur.
Untuk menghindari terjadinya gangguan kesuburan pada
pria maupun wanita, maka faktor-faktor penyebab
tersebut tersebut harus dihindari. Tetapi kalau
gangguan kesuburan telah terjadi, diperlukan
pemeriksaan yang baik sebelum dapat ditentukan
langkah pengobatannya.
Apakah infertilitas dapat diatasi?
Masalah infertilitas sebenarnya adalah masalah
gangguan kesuburan pasangan. Gangguan kesuburan
mungkin dapat diatasi, mungkin juga tidak dapat
diatasi. Hal itu sangat tergantung kepada
penyebabnya dan sejauh mana kesuburan telah
terganggu.
Berbagai cara dan pengobatan telah tersedia untuk
mengatasi gangguan kesuburan, tetapi tidak selalu
memberikan hasil yang diharapkan. Sebagai contoh,
infertilitas yang disebabkan karena penyumbatan
saluran telur. Cara yang ada untuk membuka kembali
saluran telur yang tersumbat ternyata tidak
memberikan hasil yang baik. Contoh lain, pengobatan
gangguan sperma, mungkin memberikan hasil yang baik,
mungkin juga tidak. Pengobatan gangguan sperma yang
disebabkan karena infeksi pada buah pelir, pada
umumnya tidak memuaskan.
Wanita Gemuk yang Hamil
Satu lagi bukti mengapa wanita hamil perlu melakukan
olahraga dan menjaga asupan kalori, karena sebuah
studi menunjukkan kalau bayi yang dilahirkan oleh
wanita yang kegemukan (obesitas) memerlukan
perawatan intensif. Bayi-bayi ini juga lebih rentan
terhadap kerusakan tabung syaraf. Demikian menurut
the Public Affairs Committe of the Teratology
Society .
Hasil penelitian tersebut membandingkan wanita
dengan berat tubuh normal dengan wanita yang
memiliki
body mass index (BMI) lebih tinggi, bayi
yang dilahirkan wanita dengan BMI tinggi beresiko
lebih besar terganggu pertumbuhannya. Meskipun
operasi penghilangan lemak ternyata bisa
meningkatkan kesehatan dan kesuburan wanita gemuk,
tetapi tidak dianjurkan untuk melakukan operasi
tersebut.
Komite ini merekomendasikan para wanita agar
menjaga
berat badannya dengan cara memperhatikan jumlah
kalori yang dikonsumsi sebelum mereka hamil. Jadi,..
coba check kembali untuk second opinion (ke dokter
kandungan lain) jika anda sudah ke dokter tapi dia
menganjurkan jangan untuk melakukan diet (jika anda
beratnya 103 kg). ITU SALAH BESAR. ;-)
Dapat dibayangkan... jika anda hamil beratnya bertambah
15 kg? akhirnya berat badan anda mencapai 118 kg.
Wow.......!
Wanita yang kegemukan berpeluang terkena berbagai
penyakit, termasuk resiko tidak subur (infertil) dan
masalah selama kehamilan, darah tinggi dan diabetes.
Pada saat melahirkan, wanita yang obesitas lebih
membutuhkan operasi caesar. Sebuah studi di Prancis
menemukan bahwa wanita yang kegemukan mengeluarkan
biaya lebih besar selama kehamilan dan membutuhkan
banyak waktu untuk pemulihan di rumah sakit pasca
melahirkan.
Beberapa kesimpulan yang dapat diambil adalah
bahwa kegemukan dapat mengurangi kesuburan ,baik
karena asupan kalori yang berlebihan ataupun karena
hormon yang diakibatkan karena obat-obatan penunda
kehamilan ( pill , suntik ,susuk KB .dsb.) ,semuanya
dapat menyebabkan berkurangnya kesuburan.
Kegemukan juga dapat mengurangi aktivitas seksual /
minat seksual dari pasangan ,jadi mana mungkin hamil
tanpa adanya aktivitas sesual ? (yang normal
lho maksudnya...;-)
Jadi memang orang yang mempunyai
berat badan ideal
yang paling SEHAT ..
Apakah Berat Badan Anda sudah ideal ??
Jika BELUM ..........
Saya akan sampaikan ....... caranya pada lain
kesempatan .......
|